Metrotvnews.con, Jakarta: Pembentukan Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI) yang diprakarsai tujuh perusahaan film, didukung penuh oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.
Triawan menilai, APFI merupakan semangat baru perfilman Indonesia.
“Bagi saya, APFI itu karena warnanya merah putih bisa membangkitkan perfilman Indonesia. Karena itu semangat yang kita butuhkan sekarang untuk kesuksesan film Indonesia ke depannya,” ujar Triawan, saat ditemui di Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2015).
Kehadiran APFI diharapkan dapat menyuntikkan semangat baru bagi para sineas untuk kian mengasah kreativitas, sehingga kelak pemasukan devisa negara dari sektor film dapat diandalkan seperti di Tiongkok.
“Di Tiongkok ada box office system, semua data bioskop terbuka, penonton layar terbuka. Boleh iri, karena pemasukan negara Tiongkok 5 miliar dolar dari film. Kalau kita minimal 1 miliar dolar, saya berharap agar APFI dapat meningkatkan hal tersebut,” jelas Triawan.
Pada kesempatan itu, turut hadir Kepala Badan Perfilman Indonesia (BPI) Kemala Atmodjo. Dia meminta agar APFI digunakan sebagai alat perjuangan.
“Urusan perfilman banyak. Hari ini saya dengar di DPR ada rapat LSF dengan komisi I, ada yang usul lembaga sensor dilakukan lagi seperti sebelumnya. Dari sini sudah mulai panas. Tapi itu urusan lain. Yang penting, pertama, saya ucapkan selamat kepada APFI sebagai organisasi. Saya akan mendukung. Mudah-mudahan organisasi ini bisa membawa kemajuan bagi perfilman Indonesia. Market berubah,” urainya.
